suarasukabumi.net - SUKABUMI – Permasalahan jalan rusak yang telah lama dikeluhkan warga Kabupaten Sukabumi mendapat perhatian khusus dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam unggahan media sosial terbarunya bersama Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, Gubernur Dedi menegaskan komitmennya untuk membantu pemerintah daerah menyelesaikan persoalan infrastruktur jalan dalam waktu tiga tahun.

Dalam pernyataannya, Dedi Mulyadi menyoroti keterbatasan anggaran daerah yang selama ini menjadi kendala utama dalam penuntasan perbaikan jalan. Meski begitu, ia memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan bersinergi dengan pemerintah kabupaten hingga pemerintah pusat untuk menyelesaikan proyek infrastruktur tersebut.

“Sim kuring teh uninga, jalan di Sukabumi teh barutut. Pak Bupatinya ge lieureun. Kunaon jadi lieur? Jalan gorengna loba, ari duitna terbatas. Tapi sabar heula, pamarentah ge boga rencana,” ujar Dedi menggunakan bahasa Sunda dalam unggahan tersebut.

Lebih lanjut, Gubernur Dedi menegaskan bahwa program tiga tahun ini tidak hanya akan difokuskan pada perbaikan jalan, tetapi juga mencakup penyediaan kebutuhan dasar masyarakat lainnya seperti air bersih, sistem irigasi, hingga perbaikan rumah tidak layak huni.

“Pokokna 3 tahun kahareup, jalan di Sukabumi, antara jalan kabupaten, sareng provinsi sareng pusat keur kerjasama. Kudu beres weh, pokona jalanna laleucir,” tegasnya.

Komitmen ini pun disambut positif oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, yang menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung program strategis ini guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai pelosok desa.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum turut menyampaikan harapan besar atas realisasi kerjasama ini, mengingat kondisi jalan rusak selama ini menjadi hambatan utama dalam mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.

Tim.