suarasukabumi.net - SUKABUMI, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi terus bergerak cepat dalam menangani berbagai permasalahan infrastruktur jalan di wilayahnya. Penanganan darurat bahu jalan longsor serta percepatan pengecoran jalan di dua lokasi berbeda menjadi prioritas dalam beberapa waktu terakhir.
Penanganan Longsor di Jalan Cempakaratu–Cipedes
Pada Jumat (4/7/2025), UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu melakukan penanganan darurat terhadap bahu jalan yang longsor di ruas Jalan Cempakaratu–Cipedes, Kecamatan Cikakak. Longsor terjadi di titik STA 0+300 dari arah Cempakaratu dengan ketinggian longsoran sekitar 1 meter dan panjang mencapai 6 meter, tepat di sisi kiri jalan.
Kepala UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu, Edi Mulyadi, menyatakan bahwa langkah cepat dilakukan agar akses masyarakat tidak terganggu dan tetap aman.
“Penanganan segera kami lakukan agar akses masyarakat tetap terjaga dan tidak membahayakan pengguna jalan,” ungkap Edi.
Tim lapangan menumpuk karung-karung berisi tanah atau pasir di sepanjang sisi jalan yang terdampak. Karung ditata secara berlapis untuk menahan pergerakan tanah dan menjaga kestabilan area longsoran. Alat pemadat juga dikerahkan guna merapikan dan menguatkan struktur permukaan jalan sementara.
Pengecoran Jalan Pakuwon–Cipeuteuy Capai 40 Persen
Sementara itu, di wilayah UPTD PU Wilayah III Cicurug, proses pengecoran ruas jalan Pakuwon–Cipeuteuy di Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng terus dikebut dan kini progresnya telah mencapai sekitar 40 persen.
Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, Uus Iskandar, menjelaskan bahwa meskipun jalan bisa dilintasi secara teknis setelah 21 hari, namun untuk hasil maksimal dibutuhkan waktu kering hingga 28 hari.
“Sebenarnya 21 hari juga bisa, tapi untuk hasil maksimal tetap kita tunggu hingga 28 hari,” ujar Uus.
Ia juga mengimbau warga agar tidak melintasi jalan yang baru dicor demi menjaga kualitas dan keselamatan, mengingat masih ada pengguna sepeda motor yang nekat melintas sebelum waktunya.
Pengecoran dilakukan secara bertahap. Saat ini, separuh badan jalan telah dicor, sementara separuh lainnya masih digunakan untuk lalu lintas kendaraan dua arah. Hal ini memicu kemacetan karena terbatasnya pengaturan lalu lintas.
Heri Hermawan, Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, berharap pekerjaan ini dapat meningkatkan konektivitas warga.
“Dengan adanya pekerjaan ini, kami berharap mobilitas masyarakat semakin lancar dan akses antarwilayah lebih cepat, khususnya bagi warga di Desa Cibodas dan sekitarnya,” katanya.
Tim.
Suara Sukabumi